Dipublikasi pada 01 Nov 2018Relaksasi Tubuh dengan Wisata Kesehatan yang Menyegarkan Penat sama pekerjaan tapi terlalu lelah untuk jalan-jalan? Solusinya mudah, memanjakan tubuh di terapi penyegaran.

Relaksasi Tubuh dengan Wisata Kesehatan yang Menyegarkan

Penat sama pekerjaan tapi terlalu lelah untuk jalan-jalan? Solusinya mudah, memanjakan tubuh di terapi penyegaran.

Akhir-akhir ini tubuhku suka meronta akibat terlalu dipaksa bekerja. Mau jalan-jalan sudah tidak bertenaga. Alhasil, Senin datang dengan segala penat masih bersarang di kepala. Aku sering mengalaminya, semoga tidak terjadi padamu.

Penat akibat lelah bekerja via https://www.pexels.com/photo/woman-standing-beside-window-curtain-1541212/

Sampai suatu hari teman sekantorku menegur, mereka bilang tubuhku seperti zombie, wajahku pucat pasi. Tidak menarik untuk dilihat, siapa juga yang betah memandang berlama-lama. Lantas mereka pun menyarankan padaku agar mencoba pergi ke pusat kecantikan, terapi untuk menyegarkan badan (wellness). Sekali aku mencoba rasanya langsung jatuh cinta, seperti segala beban diangkat langsung dari kepala. Makanya, aku ingin berbagi informasi seputar kegiatan mengasyikkan ini, bagimu khusus untukmu.

Merelaksasikan otot setelah lelah dengan aktivitas harian, dalam bahasa Inggris wisata kesehatan ini bisa juga disebut dengan wellness bukan health. Istilah tersebut pertama kali dipakai oleh dokter dari USA, Halbert L.Dunn dalam karya bookletnya yang berjudul High Level Wellness tahun 1961.

Dirangkum dari berbagai literature, wellness dapat diartikan sebagai kesatuan dalam proses merawat dan menjaga kodisi sehat tubuh secara menyeluruh, baik sehat fisik, emosional,serta mental individu. Mendaki gunung memang bisa dikatakan sebagai wisata yang menyehatkan, karena membutuhkan kerja fisik yang membakar kalori. Serta ketika telah berhasil mencapai puncak juga akan menyehatkan mental dan emosional karena damai yang didapatkan ketika menikmati pemandangan.

Wellness untuk penyegaran badan dan mata via https://www.pexels.com/photo/two-massage-table-near-palm-trees-1531672/

Namun bagi beberapa orang terutama wanita yang tidak biasa dengan aktivitas tersebut, mendaki justru menjadi sebuah plesir yang berujung dengan lelah fisik ketika sampai di rumah. Sehingga esensi dari menyehatkan bisa hilang jika kasusnya seperti itu.

Oleh karena itu, kamu perlu tahu bahwa selain aktivitas ekstrim, ada juga aktivitas lain yang menyehatkan. Beberapa di antaranya seperti fitness atau gym, spa, yoga, pilates, reflexology, nutrition, akupuntur, Ayurveda, hydrotheraphy, hingga nutrition. Semua kegiatan tersebut bisa mudah ditemukan jika kamu berkunjung ke wisata kesehatan. Di Indonesia, salah satu kota yang sudah familiar dengan wisata kesehatan semacam ini adalah Bali, karena mayoritas dari hotel dan resort yang ditawarkan di sana sudah dilengkapi dengan spa yang menawarkan beragam aktivitas untuk relaksasi diri.

Umumnya wisata kesehatan ini akan menawarkan beberapa program unggulannya kepada konsumen. Mulai dari program perawatan badan, wajah, meditasi untuk menghilangkan stress, perawatan tradisional, dan program untuk membersihkan jiwa dalam diri. Dengan mengusung berbagai program yang mengedepankan kesehatan secara menyeluruh, maka sebenarnya pergi ke wisata kesehatan juga pilihan yang baik untuk menghabiskan liburan.

Memanjakan tubuh via https://www.pexels.com/photo/woman-girl-beauty-mask-3192/

Salah satu wisata kesehatan yang cukup popular karena kelengkapan program yang ditawarkan adalah Como Shambhala yang terletak di Bali. Wisata kesehatan tersebut tak pernah kehabisan pengunjung. Namun sayang, yang terlihat di dalamnya mayoritas adalah wisatawan asing. Untuk wisatawan dalam negeri hanya dalam hitungan jari.

Hal ini sebenarnya bukan temuan yang mengejutkan, mengingat tren wisata kesehatan seperti ini memang hanya popular di luar negeri, misalnya di Amerika, Singapura, Hongkong, Malaisya, UK, Jerman, dan Australia. Ditegaskan pula dalam penelitian yang dilakukan Booking.com, wisatawan tertarik untuk pergi ke wisata kesehatan karena ingin rehat sejenak dari hingar bingar kota dan teknologinya. Sehingga dengan mengunjungi wisata kesehatan, mereka akan diajak untuk memulai hidup sehat dengan gaya hidupnya, aktivitasnya, serta makanannya.

Namun hal tersebut masih belum berlaku di Indonesia, pasalnya penduduk lokal Indonesia memang belum sepenuhnya menyadari pentingnya hidup sehat.bahkan ada juga yang masih memandang remeh untuk wisata kesehatan seperti itu. Padahal berkunjung ke wisata kesehatan sebenarnya adalah sebuah perjalanan yang digunakan untuk pencarian dan pembugaran kembali kesehatan jiwa dan raga seseorang, sehingga nantinya individu tersebut bisa mendapatkan keseimbangan diri yang positif setelah kembali dari sana.

Selain di Bali, ada juga beberapa wisata kesehatan yang mulai dikembangkan oleh daerah lainnya, karena mulai tumbuh kesadaran bahwa industri tersebut memiliki potensi untuk berkembang dengan baik melalui edukasi yang interaktif kepada masyarakat. Oleh krena itu, jika kamu ingin pergi ke wisata kesehatan di daerahmu, temukan dengan mudah melalui fitur Tabook Kebugaran. Atau bagi kamu yang memiliki usaha di bidang tersebut, kamu bisa bergabung menjadi Tabook Partner untuk memperluas jaringan bisnismu.

Jadi jika kamu merasa sedang berada dalam titik terjenuh dalam hidupmu, coba saja datang ke wisata kesehatan yang ada di kotamu. Apalagi cuaca kini sedang tidak stabil, kadang hujan deras sampai banjir yang akan membahayakan kita jika nekat bermain ke gunung atau pantai. Jadi, alternatifnya ya datang saja ke wisata kesehatan. Dijamin pulang akan membawa perubahan positif dalam diri. Aku sudah membuktikannya, kapan giliran kamu?


Komentar (0)

Anda harus masuk terlebih dahulu untuk bisa berkomentar.